Kali ini saya ingin membahas tentang perbedaan Barcode dan Kode QR. Pasti kalian pernah melihat kedua kode ini sebelumnya bukan? tidak hanya di kemasan produk, kedua barcode ini juga bisa ditemui di aplikasi sosial media yang memudahkan kamu menambah kontak temanmu dengan hanya memindai kode QR milikmu atau milik temanmu. Jadi sebenarnya apa itu Barcode atau Kode QR, mari kita simak penjelasan berikut
1. BARCODE
Barcode atau kode Batang adalah suatu kumpulan data optik yang dibaca mesin.
Sebenarnya, Barcode mengumpulkan data dalam lebar (garis) dan
spasi garis paralel dan dapat disebut sebagai kode batang atau simbologi
linear atau 1D (1 dimensi). Tetapi juga memiliki bentuk persegi, titik,
heksagon dan bentuk geometri lainnya di dalam gambar yang disebut kode
matriks atau simbologi 2D (2 dimensi). Selain tak ada garis, sistem 2D
sering juga disebut sebagai kode batang.
Barcode atau kode batang mudah ditemui di setiap kemasan produk dan di kartu tanda pengenal, salah satu contohnya ada di pusat perbelanjaan. dan barcode digunakan pada produk makanan, perabot, buku dan masih banyak lagi. Penggunaan awal barcode untuk
memudahkan pengecekan di Swalayan. Hal ini sangat membantu dalam melacak seluruh item yang dibeli dengan memunculkan harga dan data yang sebelumnya sudah program.
Barcode terdiri dari garis hitam dan putih, ruang putih yang ada di antara garis-garis hitam adalah bagian dari kode tersebut. Ada beberapa perbedaan ketebalan garis di Barcode, garis paling tipis “1”, yang sedang “2”, yang lebih tebal “3”, dan yang paling tebal “4”. Setiap digit angka terbentuk dari urutan empat angka. 0 = 3211, 1 =
2221, 2 = 2122, 3 = 1411, 4 = 1132, 5 = 1231, 6 = 1114, 7 = 1312, 8 =
1213, 9 = 3112.
2. Kode QR
Kode QR adalah singkatan dari Quick Response yang merupakan perkembangan Barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi (2D). Kode QR berbentuk
persegi empat, dengan tiga kotak kecil berwarna hitam di ketiga ujungnya
dan mudah dibaca dengan menggunakan pemindai kode QR. Pemindaian pada kode tersebut akan diubah secara otomatis menjadi link yang berisi informasi lanjut tentang apa yang terdaftar di kode tersebut yang bisa diakses lewat browser.
Kode QR seringkali
ditemukan pada produk-produk elektronik, kartu nama, surat kabar dan
software komunikasi online dan dapat mudah dibaca dengan ponsel yang
memiliki aplikasi Pemindai kode QR. Kode ini sangat memudahkan kita
untuk mencari informasi lebih lanjut tentang suatu produk karena
ukurannya yang simpel dan kecil.
Jadi, kesimpulannya kode QR bisa menyimpan informasi yang lebih lengkap dibandingkan Barcode yang hanya bisa menyimpan angka, Kode QR juga berfungsi untuk membagi link yang sangat panjang kepada teman sekitar dengan hanya memindainya dengan aplikasi pemindai kode QR tersebut
Itulah pembahasan kali ini tentang Perbedaan Barcode dan Kode QR, semoga artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan para pembaca sekalian. Jika ada pertanyaan, kritik dan saran seputar Penggunaan Barcode atau kode QR dan Blog saya, bisa langsung tulis di kolom komentar. Terima kasih banyak telah berkunjung :)


Comments
Post a Comment